Jumat, 06 Februari 2009

PUISI

Yang Ada

Aku kehilangan...
canda, tawa
dan sahabat

satu persatu mereka
memojokkan aku
pada ruang sempit

Hari mulai senja
tiba-tiba semua menjadi gelap
kelam dan hampa
tak ada lubang untuk seberkas cahaya
tak ada jendela untuk bernafas
apalagi pintu untuk keluar

Aku tak dapat melihat
bayangan pun tak nampak
bahkan bayangan hitampun tak nampak
yang ada hanya ak, gelap
dan sedikit udara

Mereka benar-benar pergi jauh
aku terjebak dalam hidup mereka
mereka meninggalkan ku
aku tinggal mayatyang perlahan....
membusuk, sangat menjijikkan

Kini diruang sempit, gelap
kelam dan hampa
tinggal tulang, tengkorak
darah kering, dan belatung
belatung-belatunggemuk melumat habis
lemak, daging, kulit dan organ dalamku

yang ada......
tinggal tulang, tengkorak
serta sedikit pengharapan dan rasa sakit

masa bahagia sudah berlalu
yang ada tinggal tulang, tengkorak
darah kering dan belatung
aku telah remuk, aku hancur, aku mati
dan mereka masih meninggalkan aku

yang ada tinggal tulang, tengkorak
darah kering dan belatung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar